my Last for u…

Subtitusi kata dalam sebuah tema
berkilau indah bak permadani kota

dan akhirnya semua akan tiba pada hari yang tidak biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita bicarakan

Apakah kau masih akan seceria dahulu
memintaku untuk selalu mendengar cerita mu
sambil bercanda mesra,, lalu kita tertawa..

Gerimis rintik-pun mulai turun di lembah cinta
Lembah kita berdua
kau dan aku tidur terbius
Menuliskan mimpi – mimpi yang menjadi suram
Menancapkan janji – janji yang telah karam

Apakah kau masih akan menyapa ku semesra dahulu
ketika ku dekat,, kau dekati aku lebih mesra…
lebih dekat…
Apakah masih akan kau selipkan dalam pesan pagi mu

Semangat Pagi ^^
Bismillah

Lalu hari ku akan berjalan dengan sempurna…

Kita memang begitu berbeda dalam semua…
Kecuali dalam Tawa,,Ceria,,Juga Cinta…

Hari-pun menjadi malam
kulihat semua menjadi buram
wajah-wajah yang tak kita kenal berbicara
dalam bahasa yang kita tidak mengerti

Seperti senja sore itu
ketika telah kuputuskan semuanya…

this is my Last for u…
thank you… for everything…

aku menunggu mu pagi ini..

Sabtu, 18 juni

Semakin hari,, aku semakin gila di buatnya
Semakin bodoh aku memandangnya

Memang tak pernah aku mengerti segala tentang Cinta
Semua hanya bualan ku semata
Picik memang,,
dan nyatanya aku terperangkap dalam bualan ku sendiri kini..

Bermula awal bulan kemarin..

Bagi ku semua bermetamofosa
Berubah dan Berbeda
Tak terkecuali kita
dan tak bisa kita menghindarinya

Sejak itu,,
Semua dunia ku terpengaruh oleh Obsesiku,,Mimpi ku..
Mimpi kita…

Mimpi kita?!Hha?!mimpi kita…
Ingin tertawa aku menuliskanya
Karna nyatanya bahkan kita tak pernah menancapkan impian kita bersama
yang ada hanya
kamu dan impian mu..
dan aku dengan obsesi gila ku..
yang ingin mendapat segalanya
termasuk diri mu.. ketika itu…

Ahh,,
Tapi bagi ku itu sudah tidak penting lagi
yang ingin ku lakukan kini
hanya akan selalu ada untuk mu..

Sebagai teman,, Juga sahabat terbaik mu..
yang berjalan beriringan disamping mu.. sayang ku..

Untuk itu,,
kini aku sedang berlari
mengejar mu yang jauh meninggalkan ku terlebih dulu
agar kita bisa kembali berjalan berdampingan
menyusuri cerita mu,, mimpi dan obsesi ku..
dalam hidup kita bersama..
Bersediakah kau menunggu???

Kirimi aku jawaban mu
kau titipkan saja pada burung pengantar pesan rindu ku
bilang kau juga rindu pada ku,,

*itung-itung lu ngembaliin burung – burung w kan
ahihihiiee.. ^.^

aku menunggu mu pagi ini..

Hanya untuk malam ini

Hhaaha..
akhirnya..
benar – benar aku menertawai diri sendiri
tentang segala cerita kita
yahh,, memang selalu tentang kita

kau berhasil membuat ku Gila lagi..
entah siapa kau ini…
kamu tahu,,
aku jarang sekali percaya pada pesona wanita
tapi secara tidak sadar,,
justru kini aku terkena sindrome pesona mu
Siaall memang…aku mengakuinya…

sayaank..
aku tak yakin untuk mengatakan ini..
tapi mungkin kau benar
jika tetap seperti ini
kita mungkin..
ahh bukan kita,, tapi aku..
aku mungkin tak pernah bisa lagi kembali ke dunia ku
sebelum kau disini dulu…

jika kau membaca tulisan ini
tolong kau hubungi…
aku menunggumu malam ini…
hanya untuk malam ini
sungguh…hanya untuk malam ini…

kau dan aku tau itu

Munafik kalau aku mengatakan membenci mu..
karena nyatanya,, justru aku semakin menyayangi mu
harusnya memang sejak dulu kita tidak saling mengenal

sudah lelah aku dengan segala permainan bodoh kita ini
terjebak dalam siklus ego kita sendiri

Sadarkah kau dengan sikap egois mu itu
memberikan cahaya indah untuk ku,,
tapi kau tau,,
justru cahaya itu,, kini tengah benar – benar buat ku beku..

hahh,,
malam yang buruk memang yaa,,
sebaiknya aku kembali melelapkan diri saja
mencoba untuk terus melupakan tingkah bodoh mu itu
walau pada akhirnya aku tetap lebih bodoh di depan mu

kau dan aku tau itu…

Dalam sujud ku

Membingkai kata dalam setiap asa
Merasa bodoh dalam setiap pergulatan masa

Tuhan,,
dulu dalam setiap malam mu..
selalu ku selip,, akan setiap mimpi mimpi dan harapan ku
yang belum sempat ku baktikan untuk mu…
Sampai kenyamanan pemberian mu itu datang
kemudian aku lupa,, untuk istiqomah dalam malam malam ku itu..

Kini kau mulai mengambil kembali
Segala kenyamanan itu,,
Buat ku untuk kembali menemui mu,,
Ketika malam mu menduduki peraduanya

Bukan aku tak bisa berkata syukur,, Tuhan..
dan aku juga memang bukan menusia yang pandai mensyukuri nikmat mu
Semua dalam proses perbaikan ku,, Tuhan..

Dan aku sangt ingin kau selalu mendorong ku
entah dengan cara apapun akan kuterima..
yang pasti..
Untuk mimpi ku satu itu
Aku mohon dengan sangat pada mu,, Tuhan..
Mohon dengan Sangat…

Duka

Dunia dalam duka…
berakhir dalam lara…
derita tiada tara…

Begitulah mungkin mereka menuliskan duka…

Bagi ku,, duka tak ubahnya hadiah
Untuk semua jenis perlombaan terhebat…Kompetisi Dunia
Hadiah adalah suatu yang membanggakan
Dan memang begitulah adanya

Tuhan selalu memberikan duka dengan rasa bangga
Atas hambanya yang terhebat dari yang paling hebat
Seperti dalam perlombaan…
Ia memberika duka itu bak piala emas
Yang tak sembarang orang bisa memilikinya
Karna di berikan hanya untuk yang terhebat
Yang tak terkalahkan

Piala duka itu ajaib,,,
Dia bisa membuat manusia melaku 3 elemen yang berbeda sekaligus..
Sedih,, Senang,, dan Belajar.. dalam satu waktu… bersama…
Tapi tentu,,,
Hanya mereka yang hebat,, yang mengerti,,,

Dan aku yakinn…
Wanita yang ku sayangi itu
Pasti termasuk mereka yang hebat
Mereka yang mengerti
Karena aku sangat percaya dengannya
Seperti dia yang selalu mempercayaiku
Untuk selalu mendengar ceritanya
And i’m Happy for that.. ^_^

Sedikit tulisanku tentang duka untuknya ::

Dduutthh..
Biarkan duka itu menjadi benih yang siap tumbuh sayaang..
Hingga saatnya nantii,,
Kamu siap untuk memetiknya
Dalam bentuk yang lebih sempurna
Lebih dari sekedari benih dalam tangisan mu sayaang ku..
Yang telah siap manisnya untuk kamu nikmati
Bersama pangeran mu sayaang ku
Dalam gubuk abadiNya..
Kelak...

Maret 2011,,,
Selamat ulang tahun Dduuthh … ^^
Jangan pernah sedih lagi yaa… Janji… ^^

1 mei sebelum pagi

1 mei sebelum pagi
langit menyelesaikan catatan

Kisah kita yg tertinggal di persimpangan terjal

Sebuah atmosfer berbeda pagi ini
Perubahan hari..

Kau dan kisah mu
Aku dan kisah ku
Bersama kita berucap
Janji yg telah kita tancap

Paman senja telah berlalu
Bersama kita yg sedang memalu
Menancapkan janji yg belum sempat kita selesaikan

Kau yang meninggalkan pertama
Lalu aku termenung dalam sunyi
Sendiri aku sepi
Dan kemudian pergi

Aku ingin mengikuti mu
Tapi di sebuah persimpangan
Aku mengambil jalan berbeda

Kita terpisah dipersimpangan itu
Terjal,,
Dan aku yang tertinggal

Tak apalah,,
Aku ingin kembali mengejar asa ku
~yg sempat tertunda dulu, karna mu~
Aku ingin mencipta
Hingga menjadi Pembeda

Tak ada lagi “kita”

Tak ada lagi “kita” kali ini
Hanya kau dan aku
kau dengan dunia mu
Aku dunia ku

Kita tak lagi sama lagi dalam hal cerita
Hanya kau dan aku
Kau bersama Ceritamu
Aku Cerita ku

Kita tak lagi sama dalam berbagi
Hanya kau dan aku
Kau dan bagian mu
aku bagian ku

Dan tak ada lagi “kita” dalam kisah
Hanya kau dan aku
Kau dalam kisah mu
dan aku dalam kisah ku

semua begitu berbeda
tak lagi sama
tak ada lagi “kita” dalam canda cinta dan tawa
Hanya Kau dan Aku…

Berbeda dan tak lagi sama…

Selamat jalan bintang malam ku
Kau sudah temukan apa yang kau cari
Selamat Untuk Semua
~april2011~