ikhlas lah jalanya

merah,,
semangat mengalir darah
putih,,
suci hati bersih
hijau,,
lembut pagi meracau

warna ku bukan warna mereka
pelangi ku bukan pelangi mereka

pelangi ku adalah teka teki tak beraturan
kumpulan warna yang berhamburan

harga mati untuk kita selalu berusaha
membingkai asa dalam balutan cita juga cinta

bebas, merdeka adalah inginnya kita
tapi apa daya kita manusia
keras kepala
namun norma dalam jiwa
meluluhkan segala

ayah mungkin memang bukan segala
tapi Ia lah tumpuan kita
panutan keluarga
tempat memutuskan segala asa
“Iya atau Tidak”
ikhlaslah jalanya
bukan tanpa usaha
tapi percaya ku, ikhlas mendatangkan semua

aku tahu itu dari dunia mu

dan ku tulis ini untuk mu
tetaplah pada jalan mu
ku yakin kau paham maksud ku

maaf ku,, biarlah,, biar waktu yg menyelesaikanya.

maaf ku untuk yang telah lalu
iri ku yang telah membawa cemburu

mungkin memang tak seharusnya
aku hanya terlalu menyayangkanya

aku harap kau mengerti

ahh,,
tanpa harap ku pun
kau memang lebih mudah paham, mengerti, dan melupakan
dari pada aku…

baiklah,, ku anggap semua telah berlalu,,

walau ku rasa,,
maaf itu masih terkatung disana.

Biarlah,, biar waktu yang menyelasikanya …

sesuatu yang kusebut itu semangat mu

kau datang di awal bulan
sesuatu kau tancapkan
lalu kau keluarkan

kau yang menancapkan
kau pula yang mencabunya

entah apa mau mu sayang,,
sesuatu yang kau bawa saat itu seperti menghilang
kemana ??
kau membuangnya …

aku sangat senang melihat mu awal bulan itu

seperti sesuatu yang hebat datang padamu
menyelesup dalam qalbu
membentuk sebuah gumpalan azzam yang baru
tapi siapa yang tau…
gumpalan itu telah membeku
karam di lautan biru
tidak sampai dua minggu
hilang begitu

aku hampir saja kecewa pada mu
kenyataan yang membuat mu bisu

sampai aku menyadari
tempat ku disini
adalah untuk membangunkan mu

membangunkan sesuatu yang kusebut itu semangat mu

Jika Tuhan Berkenan(Kau.dan.aku)

Tuhan…

tolong beri aku sedikit kesempatan untuk menanam
menanam apa yang tak sempat tumbuh di dunia kecilku yang lalu

Tuhan…

aku sungguh menyayanginya, dan tak ingin aku memalingkan rasa ini kepada yang lain
ia tengah menjadi kupu-kupu terindah di ruang mimpi ku yang kosong
ia laksana bunga segar di taman ilalang hati ini..
ia adalah motivasi terindahku untuk menggapai semua cita dan asa yang telah lama ku tanam
terima kasih Kau telah anugrahkan rasa ku ini padanya
rasa yang mampu menggerakkan jari jemariku tuk terus berkarya dan memiliki semangat

Tuhan,  jika engkau berkenan…

biarkan rasa ini tumbuh, bertunas, berbunga, dan berbuah

Tuhan,  jika engkau mengizinkan…

aku ingin menjadi yang sederhana untuknya
sebagai teman yang selalu ada disampingnya
penghibur segala dukanya
juga pelita yang selalu siap meneranginya

Tuhan, hanya jika engkau berkenan…

perkenankan ia.. menjadi bidadariku, sebagai penopangku menjalani semua
yakinkan aku tuk dapat menjadikannya bidadari dunia akhiratku
tetapkanlah hati ini tuk terus dan selalu menyayanginya

Tuhan, hanya jika engkau menghendaki…

ingin sekali aku tanam apa yang tak sempat aku tuai dulu
yang tak sempat berbenih
berterima kasih pada budi sekecil biji sawi
pada sakit yang masih engkau beri, tanda engkau masih menengok

Tuhan, perkenankan hamba pada sebuah pinta…

yang kecil namun begitu besar
yang besar namun begitu kecil

wahai engkau yang maha menguasai…

biarkan rasa ini sampai pada dermaga terakhirnya
saat itu aku takan pernah berhenti mengucap syukur pada mu yang telah memberiku kesempatan menjaganya

tuhan, janjinya telah kutanam … walau hanya sebatas pesan usang

aku mohon engkau sudi mengairinya
agar benih ku dapat tumbuh indah
karena aku pun mengerti aku tak cukup merawat benih itu sendiri

Tuhan, engkaulah Penentu…

Perkenankanlah…

kau putih dan aku hijau

Gemulai rona Jingga, terbingkai indah dibalik kacamata hitam mu.
Terlalu indah untuk ada hujan di pipimu.. karna hujan mu sudah berlalu sayankQ, yang tersisa hanya ada pelangi jingga disana dibalik tirai kacamata hitam mu..
Balutan kain putih yang melingkar menutupinya menjadi warna favorit ku saat ini. tak peduli bagaimanapun kau berpenampilan, pelangi itu akan selalu menawan bersama balutan warna favorit kita ‘Putih dan hijau’