Sedang semangat saja

Entaahh, rasa-rasanya aku tak ingin malam ini berlalu, sesuatu yang tak pernah ingin ku lewati begitu cepat. andai setiap malam suasananya seperti ini, akan penuh sekali pastinya gudang ini…

Aku tak pernah bisa menyadari, ketika waktu berjalan begitu cepat. Atau justru aku yang melambatkan langkah? setahun sudah semua berlalu, sejak perjalanan baru itu kumulai, kepolosan itu masih sangat melekat dalam ingatan ini.

Tentang batas akhir rencana tuhan yang tak satu jiwa pun tahu.

“Nasib terbaik adalah tak pernah dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah berumur tua, berbahagialah mereka yang mati muda”~ Soe hok gie. Banyak hal yang ku pelajari dari orang itu, aku belajar bagaimana caranya membentuk kerangka, kerangka kata tak terucap. Indah terbangun dalam satu prosa aliran kata yang dianggap benar …

Melewati tahun

Desember 2011,
Tak banyak hal kupahami
setengah tahun sudah kulalui
begitu banyak pula yang ku lewati
aku banyak belajar
juga sadar bahwa semuanya akan dan harus kulalui

menurutku bukan sebuah kejahatan bila aku menafikan mereka
lebih pada kenyataanya
aku memang tak pernah bisa terikat

untukku kebebasan adalah segalanya hari ini
aku ingin segala yang ku ingini menjadi nyata
bukan sekedar angan, atau utopia
lebih dari itu
aku belajar memahami diriku sendiri
tentang semua kesendirian yang kulalui

dapat ku simpulkan
kesemuanya itu hanyalah fana..
fana…

my Last for u…

Subtitusi kata dalam sebuah tema
berkilau indah bak permadani kota

dan akhirnya semua akan tiba pada hari yang tidak biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita bicarakan

Apakah kau masih akan seceria dahulu
memintaku untuk selalu mendengar cerita mu
sambil bercanda mesra,, lalu kita tertawa..

Gerimis rintik-pun mulai turun di lembah cinta
Lembah kita berdua
kau dan aku tidur terbius
Menuliskan mimpi – mimpi yang menjadi suram
Menancapkan janji – janji yang telah karam

Apakah kau masih akan menyapa ku semesra dahulu
ketika ku dekat,, kau dekati aku lebih mesra…
lebih dekat…
Apakah masih akan kau selipkan dalam pesan pagi mu

Semangat Pagi ^^
Bismillah

Lalu hari ku akan berjalan dengan sempurna…

Kita memang begitu berbeda dalam semua…
Kecuali dalam Tawa,,Ceria,,Juga Cinta…

Hari-pun menjadi malam
kulihat semua menjadi buram
wajah-wajah yang tak kita kenal berbicara
dalam bahasa yang kita tidak mengerti

Seperti senja sore itu
ketika telah kuputuskan semuanya…

this is my Last for u…
thank you… for everything…

aku menunggu mu pagi ini..

Sabtu, 18 juni

Semakin hari,, aku semakin gila di buatnya
Semakin bodoh aku memandangnya

Memang tak pernah aku mengerti segala tentang Cinta
Semua hanya bualan ku semata
Picik memang,,
dan nyatanya aku terperangkap dalam bualan ku sendiri kini..

Bermula awal bulan kemarin..

Bagi ku semua bermetamofosa
Berubah dan Berbeda
Tak terkecuali kita
dan tak bisa kita menghindarinya

Sejak itu,,
Semua dunia ku terpengaruh oleh Obsesiku,,Mimpi ku..
Mimpi kita…

Mimpi kita?!Hha?!mimpi kita…
Ingin tertawa aku menuliskanya
Karna nyatanya bahkan kita tak pernah menancapkan impian kita bersama
yang ada hanya
kamu dan impian mu..
dan aku dengan obsesi gila ku..
yang ingin mendapat segalanya
termasuk diri mu.. ketika itu…

Ahh,,
Tapi bagi ku itu sudah tidak penting lagi
yang ingin ku lakukan kini
hanya akan selalu ada untuk mu..

Sebagai teman,, Juga sahabat terbaik mu..
yang berjalan beriringan disamping mu.. sayang ku..

Untuk itu,,
kini aku sedang berlari
mengejar mu yang jauh meninggalkan ku terlebih dulu
agar kita bisa kembali berjalan berdampingan
menyusuri cerita mu,, mimpi dan obsesi ku..
dalam hidup kita bersama..
Bersediakah kau menunggu???

Kirimi aku jawaban mu
kau titipkan saja pada burung pengantar pesan rindu ku
bilang kau juga rindu pada ku,,

*itung-itung lu ngembaliin burung – burung w kan
ahihihiiee.. ^.^

aku menunggu mu pagi ini..

Hanya untuk malam ini

Hhaaha..
akhirnya..
benar – benar aku menertawai diri sendiri
tentang segala cerita kita
yahh,, memang selalu tentang kita

kau berhasil membuat ku Gila lagi..
entah siapa kau ini…
kamu tahu,,
aku jarang sekali percaya pada pesona wanita
tapi secara tidak sadar,,
justru kini aku terkena sindrome pesona mu
Siaall memang…aku mengakuinya…

sayaank..
aku tak yakin untuk mengatakan ini..
tapi mungkin kau benar
jika tetap seperti ini
kita mungkin..
ahh bukan kita,, tapi aku..
aku mungkin tak pernah bisa lagi kembali ke dunia ku
sebelum kau disini dulu…

jika kau membaca tulisan ini
tolong kau hubungi…
aku menunggumu malam ini…
hanya untuk malam ini
sungguh…hanya untuk malam ini…

kau dan aku tau itu

Munafik kalau aku mengatakan membenci mu..
karena nyatanya,, justru aku semakin menyayangi mu
harusnya memang sejak dulu kita tidak saling mengenal

sudah lelah aku dengan segala permainan bodoh kita ini
terjebak dalam siklus ego kita sendiri

Sadarkah kau dengan sikap egois mu itu
memberikan cahaya indah untuk ku,,
tapi kau tau,,
justru cahaya itu,, kini tengah benar – benar buat ku beku..

hahh,,
malam yang buruk memang yaa,,
sebaiknya aku kembali melelapkan diri saja
mencoba untuk terus melupakan tingkah bodoh mu itu
walau pada akhirnya aku tetap lebih bodoh di depan mu

kau dan aku tau itu…